Senin, 27 Februari 2017

Analisis Subjek

Analisis Subjek
Oleh:
                          Nama: Ramadhanni Saputro (Nim: 1612311001)                   
  Prodi: D3 Perpustakaan


1.     Judul                : Pengetahuan teknik bangunan
Disiplin ilmu       : ilmu terapan
Fenomena        : Pembangunan
Bentuk              : buku
Subjek              : teknik bangunan, konsep membangun, teknik sipil
No. Kelas          :690.2

2.     Judul                : dasar dasar teknik mobil
Disiplin ilmu       : ilmu terapan
Fenomena        :teknik mobil
Bentuk              : buku
Subjek              : teknik mobil, dasar teknik mobil, komponen teknik mobil
No. Kelas          :620.1

3.     Judul                : Satelit Untuk Anak Bangsa
Disiplin ilmu       : ilmu murni
Fenomena        :persatelitan
Bentuk              : buku
Subjek              : satelit, luar angkasa, edukasi untuk anak bangsa
No. Kelas          : 500.5

4.     Judul                : konsep dan analisis rasio pajak
Disiplin ilmu       : ilmu ekonomi
Fenomena        :perpajakan
Bentuk              : buku
Subjek              : pajak,konsep pajak,analisis rasio pajak
No. Kelas          :336.2

5.     Judul                : Manajemen Pemasaran
Disiplin ilmu       : ilmu manajemen
Fenomena        :pemasaran
Bentuk              : buku
Subjek              :manajemen pemasaran, konsep pemasaran, ekonomi manajemen
No. Kelas          : 658

6.     Judul                : Bank & Lembaga Keuangan Non Bank Di Indonesia
Disiplin ilmu       : ilmu ekonomi
Fenomena        : perbankan
Bentuk              : buku
Subjek              : bank, lembaga keuangan Indonesia, bank dan non bank
No. Kelas          :332.2

7.     Judul                : Koperasi Indonesia.
Disiplin ilmu       : ilmu ekonomi
Fenomena        : koperasi
Bentuk              : buku
Subjek              : koperasi, lembaga keuangan, simpan pinjam
No. Kelas          :334

8.     Judul                : Foodpreneur "Bikin Sekarang Bisnis Makanan"
Disiplin ilmu       : ilmu terapan
Fenomena        : makanan
Bentuk              : buku
Subjek              : foodpreneur, makanan, bisnis makanan
No. Kelas          :664.6

9.     Judul                : Kesejahteraan Sosial
Disiplin ilmu       : ilmu sosiologi
Fenomena        : masyarakat
Bentuk              : buku
Subjek              : Kesejahteraan Sosial, sosiologi, masyarakat sejahtera
No. Kelas          :351.84

10.  Judul                : Sejarah Pendidikan Nasional "Dari masa klasik hingga modern"
Disiplin ilmu       : ilmu sejarah
Fenomena        : pendidikan
Bentuk              : buku
Subjek              :pendidikan, sejarah pendidikan, masa pendidikan
No. Kelas          :344.07

11.  Judul                : Pertanggung jawaban Pidana Korporasi Pada Tindak Pidana Korupsi
Disiplin ilmu       : ilmu hukum
Fenomena        : korupsi
Bentuk              : buku
Subjek              :hukum, tanggung jawab, pidana korupsi
No. Kelas          :345

12.  Judul                : Fisioterapi Praktis Klinis
Disiplin ilmu       : ilmu kesehatan
Fenomena        : fisioterapi
Bentuk              : buku
Subjek              : fisioterapi, kesehatan, panduan fisioterapi
No. Kelas          : 613

13.  Judul                : Membuat Aplikasi Penjualan dengan Macro Excel
Disiplin ilmu       : ilmu komputer
Fenomena        : penjualan
Bentuk              : buku
Subjek              :aplikasi penjualan, berbasis komputer, macro excel
No. Kelas          : 005.5

14.  Judul                : Menguasai Statistik dengan SPSS 24
Disiplin ilmu       : ilmu komputer
Fenomena        : statistik
Bentuk              : buku
Subjek              : statistik, berbasis computer, aplikasi SPSS24
No. Kelas          : 005.5

15.  Judul                : Perjanjian Jual Beli
Disiplin ilmu       : ilmu hukum
Fenomena        : perdagangan
Bentuk              : buku
Subjek              : jual beli, aturan jual beli, hukum perjanjian jual beli,
No. Kelas          : 382.9

16.  Judul                : Perancangan Struktur Beton Bertulang
Disiplin ilmu       : ilmu sipil
Fenomena        : desain
Bentuk              : buku
Subjek              :perancangan,desain perancangan, rancangan struktur beton
No. Kelas          :690.2

17.  Judul                : Wali Sanga Menguak Tabir Kisah Hingga Fakta Sejarah
Disiplin ilmu       : ilmu sejarah
Fenomena        : sejarah
Bentuk              : buku
Subjek              : wali sanga, tabir kisah, fakta sejarah
No. Kelas          :297.6

18.  Judul                : Kartosoewirjo “Mimpi Negara Islam”
Disiplin ilmu       : ilmu sejarah
Fenomena        : pahlawan
Bentuk              : buku
Subjek              : Kartosoewirjo, sejarah, harapan umat islam
No. Kelas          :297.6

19.  Judul                : Sukses Beternak Kambing
Disiplin ilmu       : ilmu peternakan
Fenomena        : beternak
Bentuk              : buku
Subjek              : beternak, cara beternak, bisnis ternak kambing
No. Kelas          :636.6

20.  Judul                : Panduan Praktis Membuat Robot Cerdas Menggunakan Arduino & Matlab
Disiplin ilmu       : ilmu terapan
Fenomena        : robot
Bentuk              : buku
Subjek              : robot, membuat robot, robot cerdas
No. Kelas          : 604



Senin, 20 Februari 2017

Resume Chapter 2 “Katalog Perpustakaan”

Oleh:
                           RamadhanniSaputro(1612311001)                                                                 Maria Rosamistica Lalu (1612311017)                                                   Prodi: D3 Perpustakaan


ABSTRAK
Tujuan yang terdapat dalam penulisan makalah ini, adalah untuk memberikan informasi kepada para pembaca mengenai katalog perpustakaan, di dalam makalah ini juga memberikan gambaran untuk mengetahui apa saja jenis jenis katalog di perpustakaan dari katalog manual hingga ke katalog digital. dan untuk mengetahui keuntungan dan kerugian dari masing-masing jenis katalog berfokus pada katalog yang telah di tetapkan, mengingat kegiatan katalogisasi adalah suatu hal yang sangat penting di perpustakaan
Di harapkan agar mahasiswa program studi perpustakaan lebih memperdalam mata kuliah katalogisasi dan mengetahui manfaat dan fungsi katalog di perpustakaan, supaya ketika lulus nanti dapat bekerja dengan baik di karenakan sudah mempunyai skill atau ketrampilan katalogisasi di waktu perkuliahan
Keywords: katalog perpustakaan, jenis-jenis katalog
Latar Belakang
Sistem temu-balik informasi di perpustakaan merupakan unsur yang sangat penting. Tanpa sistem temu-balik, pengguna akan mengalami kesulitan mengakses sumber daya informasi yang tersedia di perpustakaan. Sebaliknya, perpustakaan akan mengalami kesulitan untuk mengkomunikasikan sumber daya informasi yang tersedia kepada pengguna, bila sistem temu-balik yang memadai tidak tersedia.                                                                                                 Salah satu sistem temu-balik yang umum dikenal di perpustakaan ialah katalog perpustakaan. Melalui katalog perpustakaan, pengguna dapat melakukan akses ke koleksi suatu perpustakaan. Perpustakaan menginformasikan keadaan sumber daya koleksi yang dimilikinya kepada pengguna, melalui katalognya.                                                                                               Katalog perpustakaan dari masa-kemasa telah mengalami inovasi. Inovasi terhadap katalog perpustakaan ditujukan untuk memberi kemudahan kepada pengguna perpustakaan dalam me nemu-balikkan bahan pustaka yang diinginkannya dari perpustakaan. Di makalah ini juga berisi mengenai fungsi dari katalog perpustakaan.Dan diuraikan juga keuntungan dan kerugian dari masing-masing jenis katalog perpustakaan.
Katalog Perpustakaan
katalog perpustakaan adalah catatan atau daftar koleksi perpustakaan tertentu, atau dari koleksi banyak perpustakaan yang dihubungkan secara elektronik. Ketika itu adalah daftar gabungan dari kepemilikan banyak perpustakaan, itu disebut katalog serikat buruh atau katalog bersama. Kami juga dapat mengatakan bahwa katalog perpustakaan adalah daftar terorganisir dari sumber informasi diatur dalam logis, urutan ditentukan. Mengapa perlu untuk setiap perpustakaan untuk memiliki katalog? Katalog melayani banyak fungsi yang berbeda yang akan dijelaskan dalam bab ini. Pada dasarnya, katalog ditetapkan sehingga pengguna perpustakaan areable untuk mengambil informasi yang dibutuhkan. Sebuah katalog yang baik adalah baik dalam alat pengiriman formasi. Untuk menghasilkan katalog yang baik, semua bahan harus katalog sehingga mereka dapat ditemukan. Katalog datang dalam berbagai ukuran dan format. Ketika belajar tentang katalog perpustakaan, perlu untuk memahami apa yang dikenal sebagai entri individu yang mengidentifikasi setiap item dalam koleksi. Sebagai teknisi perpustakaan, Anda akan diminta untuk menafsirkan mencoba theen kepada pengguna, jika Anda bekerja di daerah pelayanan publik, atau, jika Anda cataloger, untuk benar-benar bekerja pada menentukan bagaimana benar memasukkan informasi. Sebuah katalog perpustakaan tidak pernah lengkap karena koleksi perpustakaan adalah tinggal di stitution. Bahan ditambahkan setiap hari serta dihapus secara berkala. Secara akurat mencerminkan koleksi perpustakaan, maka perlu untuk up date katalog terus-menerus. Bahan yang tercantum dalam katalog mewakili setiap hal perpustakaan memiliki, ditambah koleksi dari perpustakaan lain dalam kasus katalog bersama. Termasuk dalam katalog adalah buku-buku (juga disebut sebagai monograf), majalah (juga disebut sebagai serial, yang di clude baik jurnal profesional dan majalah populer, koran, dan lainnya

FUNGSI KATALOG
Berikut adalah fungsi dari katalog:
1. Untuk menunjukkan kepada pengguna apa saja yang bertempat di perpustakaan. Katalog adalah daftar setiap satu item yang diakuisisi oleh perpustakaan. Dalam kasus serikat, atau katalog bersama, selain menampilkan apa perpustakaan memiliki, katalog juga menunjukkan apa yang diacari di perpustakaan dan pengguna dapat memperoleh.
2. Untuk membantu pengguna membuat pilihan yang tepat. Dengan semua informasi dalam katalog, pengguna bisa mendapatkan fakta-fakta terkait seperti penulis, judul, penerbit, tanggal publikasi, subjek yang relevan, dan format materi, seperti buku, videorecording, atau berkas komputer.
3. Untuk memberikan akses ke bahan, baik melalui penulis, judul dan subjek. Lokasi ditunjukkan dengan surat dan simbol nomor disebut sebagai nomor panggilan. huruf dan angka kombinasi ini menunjukkan persis di mana bahan yang diinginkan yang disimpan atau disimpan. Dalam sebuah serikat atau katalog bersama, kolom lokasi juga mengidentifikasi nama perpustakaan yang memiliki bahan.
4. Berfungsi sebagai alat yang sangat diperlukan untuk staf perpustakaan di bidang akuisisi, katalog, inventory control, dan karya referensi
JENIS KATALOG
1.     Buku Katalog
Katalog buku adalah bentuk paling awal dari katalog. perpustakaan kuno tercantum judul dalam koleksi pada kertas yang terikat dalam bentuk buku. Dalam kesembilan belas dan kedua puluh, katalog kartu akan datang secara luas diterima dan al paling benar-benar menggantikan katalog buku. Pada tahun 1960 dan awal 1970-an, com terkomputerisasi perpustakaan mulai mencetak katalog buku lagi.
Karena suplemen harus diproduksi sering dan melekat pada katalog yang ada, katalog buku adalah tidak fleksibel dan rumit untuk pengguna. Keuntungan dari menggunakan bookcatalog dalam bentuk printout komputer adalah bahwa entri baru secara otomatis diajukan, mengurangi la borcost untuk tenaga perpustakaan. Juga, banyak salinan dapat dibuat tersedia untuk lokasi yang berbeda, seperti untuk perpustakaan cabang, untuk asrama mahasiswa, fakultas KR, dll
2.     Katalog Kartu
Sejak Perpustakaan Kongres meluncurkan pencetakan dan penjualan kartu katalog pada tahun 1901, katalog kartu, hingga akhir 1980-an, telah menjadi jenis yang paling banyak digunakan di dalam katalog. Katalog kartu menggunakan kartu 3×5-inch diajukan dalam urutan abjad di laci yang cocok dalam kabinet dan ditandatangani khusus. Perpustakaan baik jenis atau mencetak kartu mereka sendiri, memiliki luar printer mencetak kartu, atau, lebih sering, membeli kartu sudah dicetak dari Library of Congress, sebuah buku agen komersial, atau salah satu dari banyak perusahaan pasokan perpustakaan.#

3.     COM (Computer Output Microform) Catalog
Dalam format ini, catatan bibliografi yang difoto dan diproduksi dalam mikrofilm atau microfiche, yang relatif murah. Ruang disimpan komputer dikupas ke katalog kartu dan format katalog buku.

4.     OPAC (Online Public Access Catalog)
OPACs mulai muncul di perpustakaan di akhir 1970-an dan awal 1980-an. Mereka dengan cepat diterima luas dan menjadi bentuk katalog yang paling populer. Dengan baik layar sentuh atau keyboard, pengguna dapat mengakses paling up-to-date dalam formasi pada koleksi perpustakaan dan bisa cetak dari informasi tersebut. OPAC dari fers pengambilan cepat dan layar langsung. Dalam katalog online bersama, pengguna dapat mengambil informasi dari perpustakaan lain yang berpartisipasi. Sistem ini tidak hanya di dicate kepemilikan perpustakaan yang berbeda tetapi juga memberitahu status sirkulasi item, apakah itu di rak dan, jika tidak, ketika item ini disebabkan kembali. Beberapa sistem  pengguna rendah untuk menempatkan dan jika pada item yang diinginkan atau untuk langsung meminta item dari perpustakaan lain melalui perjanjian pinjaman antar antara perpustakaan dalam sistem.
Karena kemajuan teknologi komputer dan penerapan standar dalam dunia teknologi, pengguna perpustakaan sekarang dapat mencari ratusan pada katalog online melalui jarak jauh fasilitas log-in di Internet. OPAC lebih mudah digunakan dan menawarkan lebih banyak pilihan.
5.     CD-ROM (Compact Disc Read-Only Memory) Katalog
teknologi CD-ROM memungkinkan untuk memiliki kepemilikan perpustakaan terukir pada disk komputer. Biaya untuk perpustakaan individu telah koleksi mengenakan compact disk digunakan untuk menjadi terbatas, dan sebagai hasilnya, perpustakaan melakukannya secara kolektif dengan perpustakaan lain dalam lingkungan jaringan yang sama. Hal ini telah menjadi format populer untuk konsorsium perpustakaan. Satu CD-ROM disk memiliki kapasitas penyimpanan yang setara dengan 300.000 halaman yang dicetak.
Pemain CD-ROM sekarang merupakan bagian integral dari peralatan komputer. Informasi dapat ditampilkan pada terminal komputer, dan untuk sebagian besar pengguna, itu tidak dapat dibedakan dari katalog online.
disk baru dapat diproduksi dengan mudah dan cepat untuk up listing date. Karena tidak perlu terhubung ke database eksternal, tidak ada masalah downtime komputer. Dengan demikian, ini telah menjadi sistem cadangan paling populer untuk katalog online. Pasar CD-ROM telah berkembang dengan pesat di tahun 1990-an sebagai pengganti yang mahal untuk sistem perpustakaan online.
Keuntungan Dan Kerugian Dari Masing-masing katalog
1.     Katalog Buku
Keuntungan dari katalog buku adalah :
·       Keuntungan dari menggunakan book catalog dalam bentuk printout komputer adalah bahwa entri baru secara otomatis diajukan, mengurangi biaya tenaga kerja untuk tenaga perpustakaan. Juga, banyak salinan dapat dibuat tersedia untuk lokasi yang berbeda, seperti untuk perpustakaan cabang, untuk asrama mahasiswa, fakultas KR, dll
Kerugian dari katalog buku adalah :
·       Biaya pembutan katalog berbentuk buku cenderung lebih mahal, karena bentuk dan jumlah cantumannya sering berubah. Karena biaya membuat katalog berbentuk buku cenderung mahal, dan cepat using

2.     Katalog Kartu
Keuntungan dari katalog kartu adalah :
·       Sistem katalog kartu menawarkan fleksibilitas. kartu baru interfiled dalam urutan yang benar mereka terus-menerus. Kartu dapat dihapus dengan mudah dari katalog untuk mencerminkan perubahan status, seperti penarikan atau kehilangan item. Kartu relatif murah dan mudah diakses.
Kerugian dari katalog kartu adalah :
·       kartu harus diajukan dan dihapus terus-menerus, dan, karena itu, pemeliharaan katalog kartu adalah tugas memberatkan dan memakan waktu. Dengan otomatisasi, pengajuan dilakukan oleh komputer, dan masalah mekanis menjaga kartu katalog.

3.     COM (Computer Output Microform) Catalog
Keuntungan dari katalog COM adalah :
·       Dalam format ini, catatan bibliografi yang difoto dan diproduksi dalam mikrofilm atau microfiche, yang relatif murah. Ruang disimpan komputer dikupas ke katalog kartu dan format katalog buku.
Kerugian dari katalog COM adalah :
·       sulit dan mahal untuk up date. Hal ini di katakan bagi pengguna untuk mempekerjakan banyak suplemen dan merepotkan, awalnya, untuk belajar menggunakan peralatan yang diperlukan, mikrofilm / fiche reader / printer. Hal ini juga berarti biaya tambahan karena perpustakaan harus memperoleh beberapa untuk alat ini.

4.     OPAC (Online Public Access Catalog)
Keuntungan dari OPAC adalah :
·       pengguna perpustakaan sekarang dapat mencari ratusan pada katalog online melalui jarak jauh dengan fasilitas log-in di Internet
·       Menghemat waktu dan tenaga.
·       Pengguna dapat mengetahui keberadaan koleksi dan status koleksi apakah sedang dipinjam atau tidak.
Kerugian dari OPAC adalah :
·       Belum semua bahan perpustakaan masuk ke data komputer sehingga pengguna mengalami kesulitan dalam melakukan penelusuran.
·       Tergantung aliran listrik, bila listrik mati maka kegiatan penelusuran bahan perpustakaan akan terganggu.

5.     CD-ROM (Compact Disc Read-Only Memory) Katalog

Keuntungan dari katalog CD-ROM adalah :
·       Tidak ada biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan hubungan online dan telekomunikasi.
·       Pemakai dapat melakukan penelusuran online di tempat melalui komputer mikro (PC).
Kerugian dari katalog CD-ROM adalah :
·       tidak up to date sebagai katalog online. Menjadi penyebabnya tidak interaktif di alam, tidak menawarkan fitur yang mudah seperti status item, cadangan, dan dalam permintaan terlibrary, yang pada katalog online dapat menawarkan.
·       Persiapan dan pembuatan master CD-ROM cukup mahal.
Informasi yang disertakan pada catatan bibliografi
catatan bibliografi adalah Sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan informasi katalogisasi untuk item. Termasuk penulis, judul, penerbit, tanggal, deskripsi fisik item, dan informasi terkait lainnya yang diperlukan untuk mengidentifikasi materi sebagai item yang unik.
Gambar 2.1 secara dramatis menunjukkan berapa banyak formasi termasuk dalam katalog dan bagaimana masing-masing en mencoba menjelaskan fitur yang sangat penting dari item. Hal ini diperlukan untuk teknisi perpustakaan untuk mengetahui cara membaca dalam formasi, bagaimana ekstrapolasi bagian yang relevan, dan bagaimana mengatur entri sehingga berkumpul dalam formasi mengikuti formula yang ditentukan
Kesimpulan
Penelusuran bahan pustaka menggunakan katalog online merupakan alat bantu penelusuran yang tepat, cepat dan efektif. Dengan katalog online pengguna perpustakaan mendapatkan beberapa manfaat yaitu penelusuran informasi dapat dilakukan dengan cepat dan tepat, penelusuran dapat dilakukan dimana saja tidak harus datang ke perpustakaan, menghemat waktu dan tenaga,
pengguna dapat mengetahui keberadaan koleksi dan status koleksi apakah sedang dipinjam atau tidak, pengguna mendapatkan peluang lebih banyak dalam menelusur bahan pustaka
dapat menemukan kembali bahan pustaka yang dibutuhkan.
Saran

Masih adanya perpustakaan yang masih menggunakan katalog manual, seharusnya di jaman yang sudah digital ini setiap perpustakaan sudah menggunakan katalog online supaya tidak membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mencari, bila bahan pustaka terlalu banyak dan juga tidak memakan tempat

Selasa, 14 Februari 2017

MANFAAT KATALOG DULU DAN KINI

Manfaat Katalog Dulu Dan Kini

Oleh:
                          Nama: Ramadhanni Saputro (Nim: 1612311001)                
Prodi: D3 Perpustakaan

Abstrak
Tujuan yang terdapat dalam penulisan makalah ini, adalah untuk memberikan informasi kepada para pembaca mengenai manafaat katalog dulu dan kini, di dalam makalah ini juga memberikan gambaran untuk mengetahui apa saja manfaat katalog di perpustakaan pada waktu dulu dan kini. dan untuk mengetahui contoh bentuk fisik katalog dari masa ke masa berfokus pada katalog yang telah di tetapkan, mengingat kegiatan katalogisasi adalah suatu hal yang sangat penting di perpustakaan

Di harapkan agar mahasiswa program studi perpustakaan lebih memperdalam mata kuliah katalogisasi dan mengetahui manfaat katalog dulu dan kini, supaya ketika lulus nanti dapat bekerja dengan baik di karenakan sudah mempunyai skill atau ketrampilan katalogisasi di waktu perkuliahan

Keywords: manfaat katalog dulu dan kini

Latar Belakang
Penggunaan katalog sangatlah banyak manfaatnya bagi pengguna. Katalog merupakan wakil dari bahan pustaka yang dimiliki oleh perpustakaan, maka katalog dapat memberikan informasi mengenai bahan pustaka tersebut. Katalog juga dapat mempercepat dan mempermudah kegiatan penelusuran informasi terhadap bahan pustaka. Selain katalog manual (kartu), katalog juga terdapat dalam bentuk on line (elektronik). Kedua jenis katalog ini mempunyai manfaatnya masing – masing. Katalog perpustakaan dari masa-kemasa telah mengalami inovasi. Inovasi terhadap katalog perpustakaan ditujukan untuk memberi kemudahan kepada pengguna perpustakaan dalam menemu-balikkan bahan pustaka yang diinginkannya dari perpustakaan. Tulisan ini mencoba akan menguraikan pengertian, fungsi dan bentuk fisik dari katalog perpustakaan. Diuraikan juga manfaat di katalog perpustakaan yang manual atau katalog dulu dengan katalog online atau katalog kini.

Pengertian Katalog
Katalog berasal dari bahasa Indonesia berasal dari kata Catalog dalam bahasa Belanda, serta Catalogue dari bahasa Inggris. Istilah katalog itu sendiri berasal dari frase Yunani Katalogos. Kata bermakna sarana atau menurut, sedangkan logos memiliki berbagai arti seperti kata, susunan, alasan dan nalar. Jadi katalog dari segi kata bermakna sebuah karya dengan isinya disusun menuruit cara yang masuk akal. Menurut sebuah simpanan rencana atau hanya berdasarkan kata demi kata.(strout 1957)
Beberapa definisi katalog menurut ilmu perpustakaan dapat disebutkan sebagai berikut :
  • Katalog berarti daftar berbagai jenis koleksi perpustakaan yang disusun menurut sistem tertentu. (Fathmi, 2004)
  • A catalogue is a list of, an index to, a collection of books and/or other materials. It enables the user to discover : what material is present in the collection, where this material may be found. (Hunter)
  • suatu daftar yang sistematis dari buku dan bahan-bahan lain dalam suatu perpustakaan ,dengan informasi deskriptif mengenai pengarang, judul, penerbit, tahun terbit, bentuk fisik, subjek, ciri khas bahan dan tempatnya. (Gates)
  •  katalog perpustakaan adalah daftar buku atau koleksi pustaka dalam suatu perpustakaan atau dalam suatu koleksi. (Sulistyo Basuki, 1991)
  •  Katalog perpustakaan merupakan suatu rekaman atau daftar bahan pustaka yang dimiliki oleh suatu perpustakaan atau beberapa perpustakaan yang disusun menurut aturan dan sistem tertentu. (Dasar-Dasar Ilmu Perpustakaan, 2003)

Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa katalog merupakan daftar dari koleksi perpustakaan atau beberapa perpustakaan yang disusun secara sistematis, sehingga memungkinkan pengguna perpustakaan dapat mengetahui dengan mudah koleksi apa yang dimiliki oleh perpustakaan dan dimana koleksi tersebut dapat ditemukan

Fungsi Katalog

Charles Ammi Cutter menyebutkan tiga fungsi katalog yaitu :
  • Memungkinkan seseorang menemukan sebuah buku yang diketahui dari pengarang, judul atau subyeknya.
  •  Menunjukkan apa yang dimiliki suatu perpustakaan oleh pengarang tertentu, pada subyek tertentu, dalam jenis literatur tertentu.
  • Membantu dalam pemilihan buku berdasarkan edisinya atau berdasarkan karakternya (bentuk sastra atau berdasarkan topik)

Fungsi tersebut dikemukakan oleh Cutter lebih dari 100 tahun yang lalu, namun sampai saat ini masih sangat relevan tentunya dengan beberapa penyesuaian seperti istilah buku sebaiknya diganti dengan istilah koleksi. Sedangkan untuk katalog induk mempunyai fungsi tambahan antara lain mempermudah penyalinan katalog (copy cataloguing), mendukung pengawasan bibliografi (bibliographic control), dan menopang silang layan (inter library loan).

Qalyubi dkk (2007) menyebutkan fungsi katalog adalah sebagai berikut :
  •  Mencatat karya seseorang pada tajuk yang sama.
  • Menyusun entri pengarang secara tepat sehingga semua karya seseorang berada pada tajuk yang sama.
  • Mencatat semua judul bahan pustaka yang dimiliki suatu perpustakaan.
  • Menunjukkan rujukan silang (cross reference) dari beberapa istilah atau nama-nama yang sama yang digunakan sebagai tajuk.
  • Memberikan petunjuk letak/lokasi bahan pustaka yang disusun pada perpustakaan. memberikan uraian tentang setiap karya yang dimiliki suatu perpustakaan sehingga pengguna perpustakaan (user) dapat memperoleh informasi yang lengkap tentag karya itu.

Bentuk Fisik Katalog

Horgan mengatakan bahwa bentuk katalog yang digunakan di perpustakaan mengalami perkembangan dari masa ke masa. Perkembangan katalog perpustakaan nampak dari perubahan bentuk fisiknya. Sebelum katalog terpasang (online) muncul, telah dikenal berbagai bentuk katalog perpustakaan, dan bentuk yang paling umum digunakan ialah katalog kartu. Sedangkan menurut Tylor, katalog perpustakaan yang ada pada saat ini terdiri dari berbagai bentuk fisik antara lain, katalog berbentuk buku (book catalog), katalog berbentuk kartu (card catalog), katalog berbentuk mikro (microform catalog), katalog komputer terpasang (online komputer catalog).

Katalog bentuk buku merupakan katalog yang tersusun dalam 1 buku. Disebut juga katalog tercetak dan merupakan bentuk katalog yang paling kuno. Katalog bentuk buku memiliki beberapa keuntungan, seperti mudah digunakan, dapat di bawa ke mana-mana, dan digandakan dengan mudah. Kerugiannya adalah, sekali dijilid, maka katalog buku menjadi usang, karena tambahan buku tidak dapat disisipkan ke entri yang sudah ada.
f      katalog buku Katalog buku

          Katalog Berkas atau album dalam bahasa inggris  disebut sheaf catalogue merupakan kumpulan kartu yang dijilid menjadi satu menjadi buku atau album.Keuntungannya adalah mudah digunakan, pengguna dapat menggunakan katalog berkas yang berbeda-beda. Sedangkan kerugiannya adalah sekali adanya penambahan harus membongkar berkas, cenderung mudah hilang karena bentuknya lebih kecil dari pada katalog buku.
 katalog berkas katalog berkas
Ø  
       Katalog Kartu adalah Katalog kartu adalah bentuk katalog perpustakaan yang semua deskripsi bibliografisnya dicatat pada kartu berukuran 7.5 x 12.5 cm. Keuntungan katalog berbentuk kartu ialah bersifat praktis, sehingga setiap kali penambahan buku baru di perpustakaan tidak akan menimbulkan masalah, karena entri baru dapat disisipkan pada jajaran kartu yang ada. Kelemahannya adalah satu laci katalog hanya menyimpan satu jenis entri saja, sehingga pemustaka sering harus antri menggunakannya, terutama bila melakukan penelusuran melalui entri yang sama.
 katalog kartu katalog kartu
Ø  
          Katalog Cetak merupakan proses Setelah uraian-uraian katalog disusun menurut system tertentu, kemudian dicetak menjadi semacam bibliografi sebanyak yang diperlukan. Kelebihan bentuk ini ialah katalog dapat diperbanyak dan dibawa kemana-mana. Tetapi kelemahannya tidak dapat menerima entri-entri baru.
 katalog cetak katalog cetak
Ø  
         Katalog COM (Computer Output Microform) dibuat pada salah satu bentuk microfilm atau microfishe. Katalog dalam bentuk mikro ini relative lebih murah jika dibandingkan dengan katalog dalam bentuk buku, dan terbukti bahwa biaya pemeliharaannya lebih murah daripada katalog kartu. Disisi lain, banyak pelanggan menemukan versi microfiche yang tidak menyenangkan digunakan. (Taylor, 1992 dalam Hasugian, 2009).
 katalog COM katalog COM
Ø  
             Katalog CD-ROM (Compact Disk Read Only Memory) adalah katalog yang dikemas dalam bentuk CD dan dioperasikan dengan menggunakan komputer.
 katalog CD-ROM katalog CD-ROM
Ø 
             OPAC (Online Public Access Catalog) adalah Katalog yang tersimpan di komputer, dapat diakses dari berbagai titik atau lokasi selama titik/lokasi tersebut tergabung dalam jaringan internet. Menurut Hermanto (2007) OPAC banyak di gunakan pada berbagai perpustakaan karena memiliki berbagai keuntungan diantaranya :
  •  Penelusuran informasi dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
  •  Penelusuran dapat dilakukan secara bersama-sama tanpa saling mengganggu
  •  Jajaran tertentu tidak perlu di-file
  •  Penelusuran dapat dilakukan dari berbagai pendekatan sekaligus
  •  Rekaman bibliografi yang dimasukkan ke dalam entri katalog tidak terbatas

 OPACkatalog OPAC
 Pengertian Katalog Manual “dulu” dan Katalog On Line “kini”
    
      1)     Katalog Manual atau katalog dulu

Gates menyatakan bahwa, katalog perpustakaan adalah suatu daftar yang sistematis dari buku dan bahan-bahan lain dalam suatu perpustakaan, dengan informasi deskriptif mengenai pengarang, judul, penerbit, tahun terbit, bentuk fisik,subjek, ciri khas bahan dan tempatnya. Pendapat ini menjelaskan apa yang menjad ientri dari suatu katalog. Katalog memuat informasi deskriptif mengenai berbagai hal,seperti pengarang, judul, penerbit dan sebagainya. Dengan perkataan lain, pada suatu katalog dicacat sejumlah informasi bibliografis dari suatu dokumen atau bahan pustaka.Menurut Sulistyo Basuki, katalog manual terdiri dari tiga jenis yaitu katalog kartu, katalog buku, dan katalog berkas. Berikut adalah pengertian dari masing-masing katalog manual tersebut.Katalog kartu adalah bentuk katalog perpustakaan yang semua deskripsi bibliografinya dicatat pada kartu berukuran 7.5 x 12.5 cm. Katalog kartu disusun secara sistematis pada laci katalog. Katalog kartu masih banyak digunakan pada berbagai jenis perpustakaan di Indonesia hingga saat ini.Katalog buku adalah katalog tercetak atau katalog buku berbasis cetakan komputer. Pada katalog buku terdapat sejumlah entri yang tercetak pada setiap halaman. Dengan demikian katalog bentuk buku dapat dicetak sesuai dengan kebutuhan.Katalog berkas adalah kumpulan kertas atau kartu dalam bentuk selembar kertas berukuran 7.5 x 12.5 cm atau 10 x 15 cm. Masing-masing lembar berisi data katalog. Pada bagian kiri diberi lubang, kemudian diikat atau dijilid. Pada bagian depan dan belakang diberi karton tebal berfungsi sebagai pelindung. Setiap berkas dapat membuat antara 500 hingga 600 lembar. Berkas yang sudah terjilid kemudian disusun menurut nomor berkas.

      2)     Katalog on line atau katalog kini

Katalog komputer terpasang (online computer catalog) sering disebut dengan online public access catalogue (OPAC), adalah bentuk katalog terbaru yang telah digunakan pada sejumlah perpustakaan tertentu. OPAC cepat menjadi pilihan katalog yang digunakan di berbagai jenis perpustakaan. Dari berbagai bentuk fisik katalog yang telah digunakan di perpustakaan, ternyata OPAC dianggap paling luwes( flexible) dan paling mutakhir.

Istilah baku untuk online public access catalogue (OPAC) dalam bahasa Indonesia, hingga saat ini belum terumuskan dengan pasti. Ada perpustakaan yang menyebutnya dengan istilah katalog online atau katalog terpasang, dan ada juga yang tetap menyebutnya dengan OPAC. Selain itu, ada juga perpustakaan yangmenyebutnya dengan Katalog Akses Umum Talian, disingkat  KAUT.OPAC juga bisa diartikan sebagai suatu pangkalan data koleksi perpustakaan tertentu. OPAC menyediakan akses secara on line tentang koleksi perpustakaan melalui terminal komputer. Pengguna dapat melakukan penelusuran melalui pengarang, judul, subjek, kata kunci sebagaimana biasa dilakukan pada katalog normal. Melalui OPAC, pengguna dapat mengetahui judul, subjek, eksemplar, dan sebagainya dari koleksi suatu perpustakaan

Manfaat katalog dulu dan kini

v  Katalog dulu atau katalog manual

      1.  Praktis, sehingga setiap kali penambahan buku baru diperpustakaan tidak akan menimbulkan masalah,           karena entri baru dapat disisipkan pada jajaran kartu yang ada.
      2. Tidak dipengaruhi faktor luar, misalnya terputusnya aliran listrik. 
      3.   Kemungkinan rusak sangat kecil terkecuali jika perpustakaan terbakar.
      4.   dapat dicetak sesuai dengan kebutuhan.
      5.   dapat diletakkan pada berbagai tempat.
      6.   mudah disebarluaskan ke perpustakaan lain.
      7.   Entri pada katalog berbentuk buku dapat ditemukan dengan cepat.
      8.   Mudah menyimpannya.
      9.   mudah menanganinya.
  
    v  Katalog kini atau katalog on line

     1. Cantuman bibliografi pada OPAC dapat ditelusur dalam berbagai cara dan dapat ditampilkan pada berbagai     bentuk format tampilan, sedangkan pada katalog kartu hal itu tidak mungkin.
     2.  OPAC dapat memberi reaksi dan merespon pengguna dalam suatu cara yang cerdas.
     3.  Menghemat waktu. 
     4. Dapat diakses melalui terminal pada tempat yang berbeda dari dalam atau dari luar gedung perpustakaan,       melalui local area networks (LAN) dan wide area networks (WAN).
     5.  Bantuan temu balik (retrieval aids).
     6.  Bantuan bahasa (linguistic aids).
     7.  Bantuan menjelajah (navigational aids).
     8.  Bantuan arti kata (semantic aids).

Kesimpulan

Penelusuran bahan pustaka menggunakan katalog online merupakan alat bantu penelusuran yang tepat, cepat dan efektif. Dengan katalog online pengguna perpustakaan mendapatkan beberapa manfaat antara lain :penelusuran informasi dapat dilakukan dengan cepat dan tepat, penelusuran dapat dilakukan dimana saja tidak harus datang ke perpustakaan, menghemat waktu dan tenaga,
pengguna dapat mengetahui keberadaan koleksi dan status koleksi apakah sedang dipinjam atau tidak, pengguna mendapatkan peluang lebih banyak dalam menelusur bahan pustaka
dapat menemukan kembali bahan pustaka yang dibutuhkan.

Saran
Masih banyak perpustakaan di daerah saya yang masih menggunakan katalog manual contohnya di perpustakaan sma saya sman 2 kuta, seharusnya di jaman yang sudah digital ini setiap sekolah sudah menggunakan katalog on line supaya tidak membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mencari, bila bahan pustaka terlalu banyak dan juga tidak memakan tempat

Daftar Pustaka

Sulistyo Basuki, 1993.Pengantar Ilmu Perpustakaan, Jakarta:Gramedia Pustaka

Yaya Suhendar, 2010.Pedoman Katalogisasi, Jakarta: Kencana Predana Media

Dony prisma wordpress. Katalog perpustakaan. Diakses 13 februari 2017 https://donyprisma.wordpress.com/2012/06/30/katalog-perpustakaan/

Academia. Perbandingan tingkat penggunaan katalog manual dengan katalog on line. Diakses 13 februari 2017 http://www.academia.edu/14706716/Perbandingan_Tingkat_Penggunaan_Katalog_Manual_dengan_Katalog_On_Line